Kamis, 17 September 2020

Rencana Allah itu Nyata

Hari rabu 16 September 2020, pikiran saya begitu kacau badanpun ikut mendukung.
tugas yang begitu numpuk dengan deadline yang bersamaan membuat saya down.

Sedang saya adalah orang yang begitu santai dalam mengerjakan tugas,
bukan berarti saya menyepelekan melainkan dalam merubah mood jadi good mood itu yang sulit. Terlalu lama menatap laptop matapun merasa lelah, terlalu lama berhadapan dengan tugas-tugas apalagi buat kepala seakan hendak meledak.
 

Hal-hal seperti itulah yang membuat mood derastis menurun.
alih-alih ingin cepat selesai dengan hati tenang untuk esok hari,
malah berpikir untuk membuat alasan bolos kerja.
Yang mendukung adalah badanpun ikut sedikit memburuk, dengan flu yang menyerang.
Dengan cepatnya pikiran buruk saling beradu gagasan.
si A beragumen, "udah besok izin aja gak enak badan"
si B, "tenang tugas kirim saja ke orang di kantor untuk di upload dan print-out"
Si C, "istirahat sejenak untuk menenangkan pikiran itu perlu" dan lain-lainnya. Sehingga saya pun sebelum tidur "oke besok gak masuk dulu deh".

Sembari mendengar podcast "Cerita sebelum tidur" sayapun terlelap.
Keesokan harinya, seperti biasa bangun, solat subuh, beresin kamar, buat schedule harian, sarapan, mandi, persiapan berangkat kerja. Yaa alhasil saya berangkat kerja juga, entah kenapa itu sudah menjadi rutinitas yang sehari-hari. Mau bolospun mendadak semangat kerja dari siapkan baju kerja yang kebetulan kalau tanggal 17 itu pakai seragam kopri. Dan dan dan... tumben sekali berangkat agak pagi, biasanya sampe kantor itu guru-guru sudah pada dateng lah ini mah baru beberapa.

Kebetulan kegiatan hari ini 17 September ada rapat SPMI melalui Zoom Meeting, seperti rapat rapat sebelumnya. Saya ikut serta dengan laptop masing-masing. Kegiatan begitu padat tapi menyenangkan. hingga rapat pun selesai lalu pulang.

Saat di rumah saya berpikir. "lah kan tadinya hari ini saya tidak akan masuk kerja"
Hati saya berkata "itulah rencana Allah, yang kita anggap buruk, belum tentu menghasilkan keburukan juga. Jangan pernah berpikiran negatif. Jalani saja lakukan sebagaimana mestinya, karna kelak kau akan mendapatkan hasilnya"

Ibnul Jauzi Rohimahullah bersabda "Rencana Allah padamu lebih baik dari rencanamu. Terkadang Allah menghalangi rencanamu untuk menguji kesabaranmu. Maka perlihatkanlah kepadanya kesabaran yang indah. Tak lama kamu akan melihat sesuatu yang menggembirakan."
Sungguh luar biasa. Alhamdulilah, terima kasih karena Engkau selalu menuntun hamba.

Sabtu, 18 April 2020

Perbincangan

Kami merencanakan untuk bertemu, bertegur sapa.
Setelah sekian lama tak bertemu karena lain hal,
Lulus mengeyam pendidikan,
Kami memang mulai disibukan dengan rutinitas masing-masing
Entah itu dengan mengajar, menjadi tenaga administrasi
dan adapula yang masih mencari jati diri.

Merencanakan pertemuan memang tidak selalu terrealisasikan
maka dari itu, kami memilih untuk bertemu secara dadakan.
Dadakan pun terkadang tidak membuat kami bertemu full team.
Saat itu, yang dapat menyempatkan waktunya hanya tiga orang.

Satu per satu mulai datang,
Tegur sapa pun dimulai,
dengan menanyakan kabar satu sama lain,
Berbincang mengenai pekerjaan
yang selalu ada enak dan tidak enak.

Pekerjaan memang tergantung milik (kata orang tua jaman dulu)
Pekerjaan memang melibatkan ketahanan mental
Pekerjaan juga memang harus melibatkan hati dan pikiran
agar menjadi singkron.

perbincangan selanjutnya mengenai negeri ini
wabah yang sedang melanda bumi kita menjadi sorotan penting
kita semua harus benar-benar gotong royong
dalam melawan wabah (Covid-19)

Segala peraturan pemerintah sudah dikeluarkan
tapi tidak sedikit mereka yang membantah
sehingga dikeluarkan pula sanksi-sanksi.

Banyak keluahan yang kami utarakan,
dari membandingkan negara kita dengan negara lain,
terdapat oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk curang,
hingga dukungan kami untuk petisi tenaga medis yang sedang berjuang di garda terdepan.
namun kata hanyalah kata.

Kamis, 02 April 2020

INSECURE

Saya tahu kekuranganku banyak...
- Pendek
- Kurus
- Kulit item
- Jerawatan
- Gigi berantakan
- Rambut cepet lepek
- Hidung pesek

hal di atas jauh dari standar kecantikan, jangankan standar masuk rata-rata pun sepertinya tidak.

tapi di sisi lain saya pun punya kelebihan...
- Bulu mata lentik
- Alis mudah diatur
- Pantang menyerah
- Hampang birit
- Murah senyum
- Senang membantu orang
- Mudah simpatik
- Sabar
- Kuat



Kenapa saya membeberkan itu semua? bukan karena sombong, angkuh, ingin dipuji, melainkan saya tahu semakin saya berpikiran buruk tentang diri saya sendiri yang sangat jauh dari kesempurnaan versi pandangan orang, semakin saya tidak percaya diri untuk melakukan segala hal. dan itu membuat saya tidak dapat berkembang menjadi lebih baik.

Mau secantik apapun wanita kalau tidak bisa bersyukur, tidak akan pernah puas.
Mau sejelek apapun orang kalau dia bisa bersyukur, kebahagiaan akan menyertainnya.

Sekian dan terima kasih.

Minggu, 22 Maret 2020

Mulailah dengan Senyum

Ingin hatimu tentram?
Mulailah dengan senyum.

Ingin pekerjaanmu selesai tanpa menggerutu?
Mulailah dengan senyum.

Saat amarahmu bergejolak,
Cobalah senyum pada diri sendiri.

Saat orang lain marah-marah,
Berilah senyuman.

Memang tidak semudah itu, tapi mencoba apa salahnya.
Saya sering kali menggerutu dalam hati, tapi saat tersenyum terlebih senyum kepada orang lain maka pikiran buruk yang sedang menggerutu itu akan kalah dengan sendirinya.

Maka, mulailah tersenyum
Pada diri sendiri
Pada orang lain
Pada semua orang.
Asal jangan senyum-senyum sendiri sepanjang waktu, nanti malah dikira kurang waras!

Sabtu, 21 Maret 2020

Sabtu Menggerutu

Sabtu. Hari yang membuat lelah dengan segala rutinitas pekerjaan. Pekerjaan rumah yang selalu menumpuk setiap harinya. Kami tiga bersaudara dan seorang nenek tinggal bersama. Kedua orang tua kami dan adik bungsu sedang berada di pulau sebrang. Ya, pulau dimana Bapak bertaruh nyawa untuk menafkahi keluarganya, pulau itu bernama pulau Bangka.
Selagi kedua orangtua dan adik bungsu di sana, kami bertiga dan nenek yang mengurus rumah di kampung. Kadang kami membagi tugas, ada yang menyapu dan mengepel, ada yang berbelanja untuk kebutuhan di warung sembako, kebetulan kami membuka warung sembako sebelum orangtua kami berangkat. Kemudian yang memasak untuk akhir-akhir ini diserahkan pada nenek kami.
Sabtu hari ini merupakan sabtu yang melelahkan. Lelah karena banyaknya kegiatan yang dilakukan. Jika sedang mood beberapa pekerjaan bisa selesai dilakukan. Namun, terkadang ada beberapa faktor yang bikin mood down. Menyebalkan memang. Tidak bisa mengontrol emosi sendiri. Sembari marah-marah dalam pikiran, hati ikut melawan dan berkata "percuma saja kalau bekerja tanpa disertakan keikhlasan!".
Untuk beberapa saat pikiran meredam, tapi 5 menit kemudian pikiran mulai berisik. Terus saja begitu sampai benar-benar ada yang meredam dalam nyata.
Sekian...

Kamis, 19 Maret 2020

Kataku yang Buruk

Saat ini ku duduk terpaku dalam sebuah lamunan
mengapa tak sedari dulu saya memulai?
menyimpan bait-bait kata setiap hari,
namun jika esok hari tiba, kata itu hilang.
diingat-ingat tak kunjung ingat.

menyesal di kemudian hari...

Hari ini, ku coba memberanikan
walau kelak akan di tertawakan
karena, tulisan yang teramat buruk
setidaknya hati tidak lagi merajuk.


Rencana Allah itu Nyata

Hari rabu 16 September 2020, pikiran saya begitu kacau badanpun ikut mendukung. tugas yang begitu numpuk dengan deadline yang bersamaan memb...